Tokyo Magnitude 8.0

Tokyo Magnitude 8.0 mungkin anime pertama yang bikin gue nangis bener bener nangis ga cuma bikin mata berkaca-kaca. Bercerita tentang peristiwa gempa yang sangat dahsyat di Tokyo, Jepang dengan tokoh utama seorang anak perempuan bernama Onozawa Mirai dan adik laki-lakinya OnozawaYuuki.

Cerita diawali dengan setting liburan musim panas yang baru dimulai. Mirai dan Yuuki di awal cerita terlihat tidak begitu akur, lalu suatu saat Yuuki yang sangat menggemari robot mengajak ibunya untuk datang ke pameran robot di Odaiba. Namun, karena orangtuanya sangat sibuk dengan pekerjaan, akhirnya ibunya menyuruh Mirai untuk menemani adiknya ke Odaiba.

Di perjalanan, Yuuki sangat kagum dengan jembatan yang mereka lewati. Jembatan itu pernah mereka kunjungi bersama orangtua mereka dan menjadi sebuah pengalaman yang sangat disukai Yuuki. Sampai-sampai ia melukis foto ia dan keluarganya dengan latar belakang jembatan itu ketika diberi tugas di sekolah.
Sumber : www.google.co.id


Setelah mengunjungi pameran robot tersebut, kakak beradik ini keluar dari gedung pameran. Akan tetapi, ketika mau keluar, Yuuki ingin buang air kecil, lalu Mirai menyuruhnya pergi ke toliet sendiri sementara ia menunggu di luar. sebelum mereka berpisah, Yuuki meminta kakaknya untuk membelikan minuman untuknya.

Ketika menunggu Yuuki, tiba-tiba gempa besar terjadi. Gedung-gedung hancur begitu juga dengan gedung tempat mereka melihat pameran tadi. Mirai langsung panik mencari adiknya yang masih ada di dalam gedung. Dia masuk ke gedung seorang diri, lalu bertemu dengan seorang wanita bernama Mari. Sebelumnya mereka pernah bertemu Mari saat Mirai dan Yuuki pergi ke toko souvenir disana untuk membeli kado ulang tahun ibu mereka. Kemudian Mari membantu Mirai mencari adiknya.

Saat melihat ke toilet tempat Yuuki pergi, tidak ada siapa-siapa disana karena kebanyakan sudah mulai dievakuasi. Mereka pun menanyakan kepada para petugas evakuasi dan orang-orang yang sedang dievakuasi, lalu mereka mendapat informasi bahwa banyak anak-anak yang ada di toko mainan yang letaknya di lantai bawah. Namun, Yuuki juga tidak ada disana. Mirai hampir putus asa, namun kemudian ia teringat bahwa Yuuki ingin minuman, lalu ia pun masuk ke toko minuman yang ia lalui. Ternyata benar, Yuuki ada disana dan selamat.

Cerita kemudian berlanjut dengan perjuangan mereka untuk pulang ke rumah yang berada di daerah Setagaya. Mari yang ternyata tinggal tidak jauh dari Setagaya, yaitu Sangenjaya, akhirnya menemani Mirai Yuuki untuk pulang ke rumah.

Selama perjalanan pulang, gempa susulan terus terjadi. Selain itu, banyak kejadian yang mereka alami selama perjalanan itu. Hingga suatu ketika saat sebuah gempa susulan terjadi yang membuat Tokyo Tower tumbang, Mirai hampir saja tertimpa sebuah puing dari Tokyo Tower yang tumbang tersebut, namun Yuuki menyelamatkannya walau akhirnya Yuuki yang terkena puing itu.

Awalnya keadaan Yuuki baik-baik saja setelah kepalanya terkena puing tersebut, akan tetapi suatu ketika tiba-tiba Yuuki jatuh tidak sadarkan diri sehingga dilarikan ke rumah sakit.

Gue yang menonton anime ini awalnya tertipu dengan cerita. Tertipu kenapa? Soalnya sampai akhir cerita, diceritakan kalau Yuuki kembali sadar setelah kepalanya terkena puing itu. Tapi ternyata bayangan Mirai kalau adiknya itu meninggal setelah tidak sadarkan diri itu ternyata benar, bukan mimpi buruk yang ia alami.
Diceritakan bahwa Mirai akhirnya sadar bahwa adiknya memang sudah meninggal ketika ia melewati sekolah adiknya dan bertemu dengan teman adiknya. Disana adiknya berkali-kali muncul lalu menghilang lagi ketika ia ingin menunjukkannya pada teman adiknya itu. Saat disekolah adiknya itu, Yuuki seolah mengajak kakaknya untuk mengetahui apa saja yang biasanya ia lakukan di sekolah.

akhirnya Mirai bertemu kembali dengan orang tuanya, dan ia sangat terpukul dan merasa bersalah karena kembali tanpa adiknya. Ia merasa tidak bisa menjaga adiknya dengan baik. Di Episode terakhir ini yang bener-bener bikin nangis karena disitu tergambar banget kalo Yuuki yang selama ini terlihat tidak akur dengan Mirai ternyata sangat sayang dengan Mirai dan orang tuanya, Alasan Yuuki mengajak keluarganya ke pameran robot itu juga karena ingin bersama-sama melihat jembatan yang pernah mereka kunjungi itu. Walau masih kecil, Yuuki sangat pemberani, bersemangat, dan tidak pantang menyerah. Bahkan disaat dia sebenarnya udah meninggal, Mirai merasa Yuuki tetap mendampinginya sampai akhirnya bisa mencapai rumah dan bertemu kembali dengan orang tuanya.

Bener-bener menyentuh banget ceritanya :')
Pas nonton episode awal, gue nebak kalo akhirnya pasti sad ending krn orangtuanya Yuuki sama Mirai meninggal, tapi tebakan gue ternyata salah dan bener ._.

Sumber : www.google.co.id
Tapi tetep aja deh, anime ini recommended bgt, emang sih anime ini sebenernya ga baru-baru amat, keluarnya tahun 2009. Tapi buat yang belum pernah nonton, anime ini bagus bgt, wajib ditonton, biarpun diakhir cerita kepala pusing gara-gara kebanyakan ingus karena nangis sejadi-jadinya *maap jorok*         

4 comments:

  1. Yang mati diakhir ga ketebak sumpah dan ga nyangka

    ReplyDelete
  2. asli pusing kepala karena nahan feel nya, dalem banget ending nya
    rekom banget ini anime

    ReplyDelete
  3. Iya dah asli bener, ini film ngena banget, aku waktu itu nonton kelas 1 sd donk, tapi aku ngerti ceritanya dan aku nangis waktu itu. Dan sampe sekarang aku inget film itu, dan aku nge rekomendasiin ke temen temen akuu

    ReplyDelete

Powered by Blogger.